Sebanyak 464 tenaga honorer K2 di Kabupaten Karanganyar bakal
mengikuti seleksi pengangkatan sebagai calon pegawai negeri sipil
(CPNS) pada September 2013.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
Karanganyar, Larmanto mengatakan pihaknya telah mengirimkan hasil uji
publik terhadap seluruh tenaga honorer K2 kepada Badan Kepegawaian
Nasional (BKN). Selanjutnya, BKN berwenang menentukan jumlah tenaga
honorer yang berhak mengikuti seleksi pada September mendatang.
“Kami
masih menanti keputusan dari BKN, setelah itu baru diadakan rakor
tentang penyelenggaraan seleksi,” ungkap dia saat dijumpai Solopos.com
di ruang kerjanya, Selasa (23/7/2013) siang.
Sedikitnya terdapat
dua macam ujian yang harus diikuti para tenaga honorer untuk dapat lolos
ke tahap selanjutnya, yakni tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang.
Seluruh soal dan lembar jawab uji kompetensi tersebut dikirimkan
langsung dari pemerintah pusat. Penilaian serta seleksi juga akan
dilakukan secara langsung oleh BKN.
“Pemkab tugasnya hanya
memfasilitasi tempat penyelenggaraan tes, seluruh penyelenggaraan
seleksi berada di bawah kewenangan pusat. Nanti setelah uji kompetensi,
mungkin ada tahap seleksi selanjutnya, tapi kami masih menunggu hasil
koordinasi dengan BKN,” terang Larmanto.
Menurutnya, BKN
menargetkan proses pengangkatan seluruh tenaga honorer dapat
terselesaikan pada 2014 mendatang. Sementara itu, Pemkab Karanganyar
tidak diizinkan merekrut tenaga honorer K2 lagi. “Kedepannya, kami hanya
bisa memenuhi kekurangan pegawai lewat seleksi CPNS jalur formasi umum,
bukan lewat honorer,” kata dia.
Larmanto mengungkapkan sebagian
besar tenaga honorer K2 berasal dari bidang pendidikan. Pasalnya, Pemkab
Karanganyar masih kekurangan banyak tenaga pengajar bagi sekolah dasar
(SD), khususnya yang terletak di daerah pedesaan. Berdasarkan pendataan
sementara, Karanganyar masih kekurangan lebih kurang 240 pegawai untuk
beragam SKPD.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar